INI, TENTANG KITA

Views:  45

Image via South China Morning Post

SULLI, sepetik nama yang barangkali bagi banyak anak muda adalah: idola.


Ketika seorang gadis menangis didepan kaca, dia meratap: “..Mengapa aku pesek, jerawatan, hitam?”

Saat sang dara termangu dibangku taman, pada angin dia berbisik: “..Mengapa aku dibully, dilecehkan, kesepian?”

Sementara dimenit serupa nun jauh di Korea, ada perempuan jelita, berkulit pualam, kaya dan terkenal, mengikat seutas tali untuknya bunuh diri: SULLI.

Pada pekan yang sama dengan kabar bunuh diri SULLI, negeri +62 gempita oleh beragam berita. Yang crossdressing lah, yang kena OTT KPK lah, yg suami bakar istri, istri bakar suami lah, banyak lah.

Apakah mereka orang-orang bahagia?
“Pernah..”

Saya yakin, setiap manusia pernah bahagia. Tentang apakah hari ini, apalagi esok, kita bahagia? Itu barangkali pertanyaan penting. Namun yang mendesak saya fikir adalah, “Sudahkah kita bersyukur atas kebahagiaan kemarin?”

Karena happy-nya kita esok, adalah buah syukur kita hari ini. Dan bahagia-nya kita hari ini, adalah buah syukur kita kemarin.

Pada Secang Hangat semalam (Kamis, 24 Oktober’19), senang sekali saya, karena kak Ali dan mbak Diana bisa hadir sebagai spesial guest.

Kak Ali yg bergelut di bidang psikologi dan mbak Diana yang bergulat dibidang teknologi pembelajaran, asik banget diajak jagongan ihwal “How to be Happy” dikaitkan dengan kasus-kasus lokal-interlokal pekan ini.

Ada 2 catatan quotes yang kami garis bawahi dari jagongan semalam.

Pertama,

“SETIAP JALAN ADA KESULITAN & SETIAP KESULITAN ADA JALAN.”

Kedua,

“HATI YANG DIHUNI SYUKUR DAN SABAR, ITULAH YANG DISEBUT: CINTA.”

Sebagaimana emoticon shape cinta, warna Pink. Seyogyanya hati kita memang dipenuhi syukur dan sabar. Hati yang tiba masanya harus bertemu kemalangan, berjibaku dikungkungan musibah, bersimbah realita kesulitan. Namun pada akhirnya, senyum nrimo ing pandum menjadi penanda bahwa: “Tuhan.. aku menerima setiap kejadian sebagai bingkisan rutin, yang Kau kirim dengan cinta, dan kusambut.. juga dengan cinta.”

Gaes, sabse (sahabat setia) SAKA!

Stecun olwes (stay tune always) bareng kak Yafit Mustofa di Secang Hangat. Sejenak Berbincang untuk meng-HANGATkan Iman.. 😊 rutin setiap kamis malam.


Secang Hangat

Komentar